Sistem Combat Berbasis Posture yang Unik
Sekiro: Shadows Die Twice menawarkan sistem pertarungan yang berbeda dari game soulslike pada umumnya. Jika biasanya pemain fokus mengurangi HP musuh, di sini inti pertarungan ada pada sistem Posture. Pemain harus terus menekan lawan, melakukan deflect dengan timing presisi, dan mematahkan keseimbangan mereka untuk melakukan deathblow. Mekanik ini membuat setiap duel terasa seperti pertarungan pedang sungguhan, cepat, agresif, dan menegangkan. Tidak ada stamina bar yang membatasi serangan, sehingga tempo permainan jauh lebih dinamis dibandingkan karya FromSoftware sebelumnya. Setiap musuh, bahkan yang biasa sekalipun, bisa menjadi ancaman jika pemain lengah. Combat di Sekiro bukan tentang grinding level, tetapi tentang meningkatkan skill pribadi dan pemahaman pola serangan musuh.
Tantangan Tinggi Tanpa Sistem RPG Tradisional
Berbeda dari game souls lain, Sekiro tidak menawarkan kebebasan build karakter berbasis atribut. Tidak ada pilihan Strength, Dexterity, atau Intelligence untuk dimaksimalkan. Fokusnya adalah satu karakter utama, Wolf, dengan gaya bertarung khas shinobi. Upgrade dilakukan melalui peningkatan Vitality, Attack Power, serta skill tree yang membuka teknik baru. Pendekatan ini membuat pengalaman lebih terarah namun tetap menantang. Kesulitan game ini sering disebut brutal karena pemain tidak bisa mengandalkan overleveling. Jika gagal, satu-satunya solusi adalah belajar dan memperbaiki timing. Inilah yang membuat kemenangan atas boss terasa sangat memuaskan dan personal.
Desain Boss Fight yang Ikonik
Sekiro dikenal memiliki salah satu desain boss terbaik dalam genre action modern. Setiap boss memiliki pola unik dan memaksa pemain memahami ritme pertarungan secara mendalam. Duel melawan samurai, monster raksasa, hingga makhluk supranatural terasa epik dan sinematik. Tidak jarang pemain harus mencoba berkali-kali sebelum menemukan strategi yang tepat. Variasi fase dalam satu pertarungan boss menambah intensitas dan kejutan. Banyak pertarungan terasa seperti duel satu lawan satu yang adil, di mana kemenangan benar-benar ditentukan oleh kemampuan RAJA 99 membaca gerakan lawan.
Dunia Jepang Era Sengoku yang Gelap
Latar permainan mengambil inspirasi dari Jepang era Sengoku yang dipenuhi perang dan konflik politik, namun dengan sentuhan fantasi gelap. Kastil megah, desa terbakar, hutan berkabut, dan kuil misterius membentuk atmosfer yang kuat dan imersif. Desain level dibuat vertikal dengan grappling hook yang memungkinkan mobilitas tinggi. Elemen stealth juga berperan penting, memberi opsi untuk mengurangi jumlah musuh sebelum duel terbuka. Kombinasi eksplorasi, parkour ringan, dan atmosfer suram menciptakan pengalaman yang berbeda dari game FromSoftware lainnya.
Layakkah Dimainkan di 2026?
Walau dirilis beberapa tahun lalu, Sekiro tetap relevan dan sering dianggap sebagai salah satu game action terbaik sepanjang masa. Performanya stabil di PC modern, dan gameplay-nya tidak terasa usang sama sekali. Jika Akang menyukai tantangan murni berbasis skill tanpa bergantung pada build atau grinding, game ini adalah pilihan sempurna. Sekiro bukan game yang mudah, tetapi justru di situlah daya tariknya: setiap kemenangan terasa earned, bukan kebetulan.